Tampilkan postingan dengan label reviewku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label reviewku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 September 2015

JASA PENULIS ARTIKEL BANYAK DILIRIK ORANG


Penulis bisa mengerjakan pekerjaannya di mana saja

Beberapa tahun belakangan ini banyak sekali penulis baru bermunculan dan tidak sedikit dari mereka membutuhkan pekerjaan dari agen jasa penulis artikel. Kehadiran agen kepenulisan ini tentu sangat membantu para penulis yang ingin tetap menjadikan pekerjaan itu sebagai profesi. Artikel sendiri bisa dinilai sebagai jalan pembelajaran awal seseorang yang ingin terjun dalam dunia kepenulisan.

Artikel sangat erat kaitannya dengan banyak konten yang tersebar di semua sisi kehidupan. Seperti jenis tulisan lain, artikel juga tidak akan pernah terpatok untuk mengulas satu hal saja. Hal ini yang membuat seorang penulis mudah untuk berkreatif membuat sebuah wacana mengenai pendapatnya tentang suatu hal dan kemudian digulirkan ke publik.

Profesi penulis artikel sendiri bisa dilakukan oleh banyak penulis dari genre lain, misal dari penulis skenario, novel, cerpen, dan sebagainya. Yang terpenting penulis-penulis dari genre itu mengetahui cara menulis artikel dengan baik dan mudah dipahami semua orang. Karena artikel masuk dalam tulisan non-fiksi, maka penulis pun harus menjadikan gaya artikel tidak sama dengan gaya tulisan fiksi.

Artikel membutuhkan data
Semua jenis tulisan—baik fiksi dan non-fiksi, pada dasarnya membutuhkan data. Yang membedakannya adalah fiksi bercerita tentang sebuah kisah yang bisa diambil dari kehidupan nyata atau berdasarkan khayalan semata, lalu dipadupadankan dengan data untuk menunjang dan mengokohkan cerita di dalamnya. Sementara non-fiksi, termasuk artikel di dalamnya, ditulis tanpa ada cerita dari sebuah kisah kalau memang tidak dibutuhkan sebagai contoh kasus. Namun, non-fiksi sangat membutuhkan data dan menjadikannya sumber utama dalam tulisan agar menghasilkan tulisan yang akurat.

Mencari data adalah proses yang harus dilakukan penulis
Ketika fiksi bisa berpijak pada dunia khayalan semata, tidak dengan non-fiksi yang harus berpijak pada kebenaran—meski tidak jarang fakta-fakta tentang kebenaran itu ditambah-kurangkan atau dibolak-balikkan. Dan ini tentunya tergantung pada siapa yang menulis tulisan itu. Kalau memang penulis itu masih mengedepankan kejujuran, maka sudah dipastikan dia tidak akan merekayasa data demi tulisannya. Tapi kalau penulis itu sama sekali tidak peduli dengan kejujuran, segala data yang ada di depan mata bisa diporak-porandakan dalam tulisannya.

Maka kemudian sebuah pertanyaan akan muncul.
Mau menjadi penulis non-fiksi seperti apakah kita ini?

Penulis artikel dilirik orang
Seperti ulasan singkat di atas, bahwa menjadi penulis artikel memang bisa dilakukan siapapun—bahkan oleh penulis dari genre lain. Melihat ini, peluang menjadi penulis artikel sangat besar sekali, sebab artikel sendiri bisa ditulis sedikit bahkan berlembar-lembar. Media yang menyediakan pun sangat banyak.

Tempat nulisnya penulis. *Gambar diambil dari goole
  Blog pribadi adalah salah satu media untuk menulis artikel. Di sana seorang penulis pemula bisa mengawali profesi ini. Dia bisa menuliskan apapun yang diketahuinya, namun tetap berusaha untuk membuat konten tulisannya berkwalitas. Bukan tulisan sembarangan yang hanya menghabiskan banyak kalimat tanpa ada info penting di dalamnya.

Tulisan-tulisan dalam blog itu pada akhirnya bisa menghasilkan uang jika penulis mendaftarkan blognya pada pihak AdSense atau tulisannya langsung dilihat oleh perusahaan dari brand-brand yang diulasnya. Ketika banyak tulisan berkwalitas dan banyak orang yang membaca serta mengomentarinya, bukan tidak mungkin penulis akan dipinang oleh banyak orang untuk menulis artikel mengenai produk dan perusahaan mereka.

Selain blog, ada juga jalur khusus artikel dalam sebuah proyek yang ditawarkan agen penulisan artikel. Jika memang penulis itu lolos dalam kriteria yang mereka butuhkan, maka dalam sebulan penulis itu akan kebanjiran order menulis artikel.

Kalau sudah bisa dijadikan profesi, menjanjikan, dan bermanfaat, siapa yang tidak melirik jasa penulis artikel?

SESUAIKAN HARGA SMART DETOX DENGAN KEMAMPUAN




Smart Detox, Solusi hidup sehat

Pasti semua orang menginginkan tubuhnya sehat dan harga Smart Detox yang beragam bisa menjadi jalan ke luar keinginan itu. Seperti diketahui, bahwa Smart Detox adalah sebuah program detoxsifikasi toxin-toxin yang ada dalam tubuh dan sulit untuk dikeluarkan, meski segala cara sudah dilakukan.

Toxin-toxin ini sebenarnya sudah didetoks oleh tubuh kita dengan sendirinya, namun karena terdapat banyak toxin yang mengendap selama bertahun-tahun, maka detoxsifikasi tidak sempurna dilakukan. Synergy, brand Smart Nutrition dan Food Supplement dari Amerika yang telah berpengalaman selama 40 tahun dan ada di 70 negara, dengan sertifikasi FDA approval, menjawab permasalahan ini dengan sebuah konsep Smart Detox.

Proses Smart Detox sendiri bisa dilakukan oleh siapapun, baik pria dan wanita, tua dan muda. Semua diberi kesempatan untuk menjadi sehat secara menyeluruh tanpa memandang dari mana orang itu berasal. Namun, yang tidak boleh diabaikan adalah sejauh mana kemampuan kita untuk mewujudkan proses detoxsifikasi tersebut.

Dalam program Smart Detox, kita diperkenalkan dengan program empat paket; Easy Pack, Lite Pack, Full Pack, dan Ultimate Pack. Keempat paket ini berisi produk-produk yang sama, namun dengan jumlah yang berbeda. Berdasarkan harga yang ditetapkan pun, keempatnya memiliki perbedaan nominal.

Easy Pack, paket untuk 7 hari
Harga terendah dari empat paket Smart Detox adalah Easy Pack. Produk-produknya terdiri dari; 1 Maximum Protein, 1 NutriBurst, 1 Spirulina, 1 Liquid Chlorophyll, 1 tas, dan 1 shaker. Paket ini dikonsumsi hanya untuk 7 hari dengan pola makan berbeda dari ketiga paket lainnya. Hari pertama dan kedua, konsumen masih bisa merasakan nasi dengan lauk dalam porsi setengah piring. Namun begitu masuk hari ketiga sampai ketujuh, konsumen tidak diperbolehkan makan nasi dan lauk. Selama 7 hari itu, proses makan konsumen dialihkan ke produk Smart Detox.


Lite Pack, paket untuk 10 hari
Harga terendah setelah Easy Pack adalah Lite Pack. Produk-produknya terdiri dari; 1 Maximum Protein, 1 NutriBurst, 1 Spirulina, 1 Liquid Chlorophyll, 1ProArgi-9 Plus, dan 1 tas. Fungsi utama paket ini adalah mengecilkan lingkar perut buncit, paha, pinggang, dan lengan. Paket ini dikonsumsi untuk 10 hari dengan pola makan seperti pola Full Pack dan Ultimate Pack yang dikhususkan untuk dikonsumsi 20 hari. Sehingga setelah produk Lite Pack habis, konsumen sangat dianjurkan untuk meneruskan detoxsifikasi dengan paket Full Pack.


Full Pack, paket standar untuk 20 hari
Harga Full Pack adalah harga yang sesuai dengan pengkonsumsian selama 20 hari. Paket ini adalah paket yang sering dipesan oleh konsumen yang terdiri dari 2 Maximum Protein, 2 NutriBurst, 1 Spirulina, 1 Liquid Chlorophyll, 1ProArgi-9 Plus, 1 tas, dan 1 shaker. Fungsi utama paket ini adalah menurunkan berat badan bagi yang susah diet. Konsumen yang memilih paket ini tentu tidak perlu menambahkan paket lainnya selama 20 hari ke depan, yaitu sampai proses detoxsifikasi selesai dilakukan.


Ultimate Pack, paket yang bisa digunakan untuk lebih dari 20 hari
Harga paket Ultimate Pack adalah harga yang paling tinggi dibandingkan ketiga paket Smart Detox lainnya. Dikonsumsi bisa sampai lebih dari 20 hari. Produk-produknya terdiri dari: 3 Maximum Protein, 3 NutriBurst, 1 Spirulina, 1 Liquid Chlorophyll, 3 ProArgi-9 Plus, 1 tas, 1 shaker, dan 1 kontainer susu. Fungsi utama paket ini adalah untuk diet bagi penderita obesitas dan membuang toxin obat diet yang sebelumnya sering dikonsumsi.


Berdasarkan empat paket yang ditawarkan, kita bisa memilih sesuai harga Smart Detox yang sesuai dengan kemampuan kita.

TURUN BERAT BADAN DENGAN SMART DETOX


Hasil penurunan berat badan dengan konsumsi Smart Detox


Bagi banyak orang—terutama perempuan, kedatangan Smart Detox dalam hidup seperti malaikat penolong. Pasalnya Smart Detox digadang-gadangkan mampu menurunkan berat badan seseorang 10-15 kg dalam kurun waktu 20 hari, bahkan penurunan berat badan itu bisa lebih dari 15 kg. Semua tergantung pada apa saja yang dilakukan seseorang selama mengkonsumsi Smart Detox.

Meski tujuan utama Smart Detox tidak mengarah pada penurunan berat badan, nyatanya Smart Detox mampu melakukan keajaiban ini. Penyebabnya tentu berasal dari toxin-toxin yang didetoxsifikasi oleh Smart Detox itu sendiri, sehingga membuat tubuh terasa enteng. Beban-beban berupa toxin yang selama ini hanya mengendap dalam tubuh dan sangat sulit dikeluarkan, pada akhirnya bisa ke luar ketika program Smart Detox dilakukan seseorang.

Apakah toxin benar-benar sangat berpengaruh dalam penurunan berat badan?
Jelas sangat berpengaruh, karena sebenarnya di dalam usus besar kita, ada toxin yang bernama Mucoid Plaque. Toxin dengan nama asing untuk telinga orang Indonesi ini merupakan tinja atau kotoran kering yang bisa mengendap di dalam usus besar selama ini.

Usus kotor dihuni Murcoid Plaque dan usus bersih yang tidak ada Murcoid Plaque
Apa yang ada dalam bayangan ketika kita mengetahui bahwa Murcoid Plaque ternyata bisa memiliki berat pada kisaran antara 3-12 kg? Tentu kita akan tercekat mendengarnya. Ternyata kotoran kering yang ada dalam usus besar kita itu bisa mencapai berat yang luar biasa. Inilah mengapa terkadang seseorang sangat sulit menurunkan berat badan, padahal segala macam cara, seperti diet berlebih, olahraga, minum pil penurun berat badan, dan sebagainya telah dicobanya.

Kehadiran Mucoid Plaque seolah menjadi beban untuk hidup kita selama ini. Toxin tersebut tidak mudah untuk ke luar dari usus besar kita, walau olahraga keras kerap kita lakukan. Maka kemudian Smart Detox menyambut permasalahan ini—karena erat kaitannya dengan toxin yang harus dikeluarkan tubuh, dengan sebuah konsep program yang dibuat sedemikian rupa untuk membuat Mucoid Plaque ke luar dari usus besar seseorang.

Produk-produk Smart Detox dalam program detoxsifikasi mampu mengeluarkan segala jenis toxin yang berasal dari lingkungan luar dan terserap masuk ke dalam tubuh sehingga bersarang selama bertahun-tahun. Toxin-toxin ini menyebar dalam tubuh kita di beberapa organ vital, seperti usus besar, hati, ginjal, jantung, paru-paru, otot, dan darah.

Produk-produk Smart Detox

Dengan adanya program Smart Detox, maka satu-persatu organ tersebut akan diperbaiki sehingga sistem-sistem yang bekerja di dalamnya bisa kembali bekerja sebagaimana seharusnya. Ketika itu terjadi, tubuh seolah “terlahir” kembali dengan menyandang predikat sebagai tubuh yang sehat.

Dan salah satu sistem yang sudah diperbaiki serta berhubungan erat dengan penurunan berat badan adalah sistem percernaan yang terletak di usus besar. Produk-produk Smart Detox membuat toxin Mucoid Plaque dikuras sampai bersih ketika program detoxsifikasi ini berlangsung. Efeknya tentu sudah bisa dibayangkan. Selain sistem pencernaan menjadi lancar, badan juga dengan sendirinya akan mengalami penurunan berat badan.

Ketika semua itu terjadi, permasalahan berat badan bukan menjadi permasalahan berat lagi untuk semua orang. Bahkan dengan sendirinya sistem pencernaan akan bekerja sangat maksimal. Toxin Muoid Plaque yang sudah dibuang tuntas dalam usus besar, membuat sisa makanan yang mengandung minyak dan berlemak tidak lagi mengendap di dalam usus besar itu. Semua akan ke luar bersama sisa makanan lainnya ketika kita buang air besar. Jadi, kalau kita ingin menurunkan berat badan, Smart Detox adalah solusi yang paling tepat.

Selasa, 04 Agustus 2015

BNI ADALAH SAKSI PERJUANGAN HIDUP

Saya tercatat sebagai Mahasiswa IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Syarif Hidayatullah – Jakarta pada tahun 2001, sekarang kampus itu telah berganti nama menjadi UIN (Universitas Islam Negeri) Syarif Hidayatullah. Saat itu, bisa dikatakan kalau IAIN tergolong kampus yang murah pembiayaan untuk satu semester. Hanya dengan uang tiga ratus ribuan, saya sudah bisa menikmati laju pendidikan di sana. Biaya perkuliahan murah bisa bertahan sampai saya lulus dengan gelar sarjana.

Terlahir dari keluarga sederhana dan terdidik untuk terbiasa hidup dengan kesederhanaan, membentuk pola pikir saya untuk tidak menghabiskan hidup hanya dengan berfoya-foya. Bukan berarti saya pasrah juga dengan kehidupan, sebab hidup adalah perjuangan. Hal inilah yang melatar-belakangi, mengapa akhirnya saya memilih untuk kuliah di IAIN. Selain karena biaya pendidikan yang terjangkau dibandingkan beberapa kampus lain, saya masih tetap bisa mendapatkan ilmu akademik di sana.

Begitu dinyatakan lulus ujian masuk kampus IAIN, saya sangat bersyukur. Saya bisa melanjutkan perjuangan hidup ini dengan memasuki dunia baru. Yang harus saya perhatikan adalah tidak mengabaikan “kesederhanaan” yang diajarkan keluarga. Saya pun membuat pos-pos keuangan dalam pengaturannya. Mana biaya untuk transportasi, mana biaya untuk tugas kuliah dan beli buku, mana biaya untuk makan siang, serta mana biaya untuk kebutuhan mendesak. Semua uang masuk dalam pos-posnya ketika Ayah memberikan uang secara cash.

BNI membantu pengiriman uang 

Tiba waktunya saya memutuskan belajar mandiri dengan masuk asrama putri organisasi ekstra kampus IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) cabang Ciputat. Sejak saat itu, saya tidak bisa setiap saat pulang ke rumah, terlebih kalau tugas kampus menumpuk dan IMM sedang banyak kegiatan. Sementara itu, keuangan dalam dompet saya semakin menipis. Satu solusi yang saya temukan adalah bantuan dari BNI (Bank Negara Indonesia).

BNI yang telah bekerjasama dengan perguruan tinggi sejak 1963, memasukkan kampus IAIN Syarif Hidayatullah – Jakarta ke dalam daftarnya. Dari hasil kerjasama itu, Mahasiswa mendapatkan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) yang merangkap sebagai ATM (Anjungan Tunai Mandiri/Automatic Teller Machine), sehingga secara otomatis ketika seseorang masuk dalam perguruan tinggi yang bekerja sama dengan BNI, maka orang itu yang kemudian disebut sebagai Mahasiswa memiliki ATM BNI.

Kerjasama ini tentu saja membantu pengiriman uang dari Ayah ke KTM saya. Tanpa perlu pulang ke rumah, saya bisa mendapatkan uang dan mulai mempos-poskan jumlah uang itu berdasarkan kebutuhan saya. Kalau tidak ada kerjasama ini, saya tidak mungkin memiliki ATM BNI. Dampaknya, mau tidak mau saya harus membuka tabungan di bank untuk mendapatkan ATM. Tapi karena BNI melakukan kerjasama dengan IAIN Syarif Hidayatullah, saya tidak perlu memusingkan kepala memikirkan perihal ATM yang sangat saya butuhkan saat itu.

BNI memberikan solusi di masa krisis 

Memasuki semester 5, Ayah angkat tangan menyoal kuliah saya. Tapi Ayah juga memberikan solusi agar saya kuliah sambil bekerja. Sungguh, sebenarnya Ayah telah membuka pintu untuk perjuangan saya ke depan. Saya harus mulai merasakan bahwa hidup memang keras. Saya harus berjuang untuk bertahan di dalamnya. Di semester itulah, saya bekerja sebagai tenaga freelance di salah satu perusahaan retail.

Saya yang di awal perkuliahan hanya fokus belajar dan mengembangkan diri dalam organisasi IMM dan kepengurusan di jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, sekarang juga harus fokus bekerja demi menuntaskan kuliah. Tentunya ada hal yang saya korbankan di sini. Saya tidak lagi aktif dalam organisasi. Waktu saya habis digunakan untuk belajar di kampus dan bekerja sebagai karyawan.

Bahkan yang membuat saya sedih, saya tidak lagi bisa menghabiskan waktu dengan teman-teman setelah jam kuliah usai. Hanya untuk sekadar ngobrol-ngobrol di taman kampus pun tidak bisa, apalagi jalan-jalan ke beberapa tempat yang tidak jauh dari kampus sebagai rileksasi. Usai jam kuliah, saya harus berlari mengejar jam kerja. Alhamdulillah, jarak antara kampus dengan tempat kerja saya, tidak terlalu jauh. Tapi karena jalanan sepanjang kampus menuju tempat kerja sering macet, saya suka terlambat sampai 10 menit.

Apapun yang saya lakukan dan korbankan, pada akhirnya terapresiasikan dengan gaji kerja yang diberikan bagian keuangan tempat saya kerja, secara cash di dalam amplop. Dengan proses pemberian gaji seperti itu, saya tidak perlu repot membuka bank lagi. BNI bisa saya gunakan untuk menabung. Hal itu saya lakukan, tentu setelah saya masukkan uang pada pos-pos keperluan ini dan itu. Tapi karena kebutuhan saya semakin banyak, maka uang yang ada di KTM pun perlahan-lahan saya ambil. Sampai suatu ketika, menjelang akhir bulan, saldo saya tidak cukup untuk dikeluarkan dari mesin ATM BNI. Saya pun meminta teman untuk memancing dari KTM-nya. Dia mentransferkan sejumlah uang ke rekening saya, sehingga saya bisa mengambil limit terendah yang ditentukan mesin ATM BNI.

Masa-masa seperti itu, sering saya menyebutnya sebagai masa krisis. Di mana pada masa itu, saya harus memutar otak agar bisa tetap memiliki uang sendiri. Dan dengan “sedikit” bantuan teman, saya pun bisa mengambil uang di BNI. Masa krisis saya pun bisa teratasi sampai saya mendapatkan gaji di akhir bulan, meski saya harus mengirit segala kebutuhan. Uang krisis itu hanya dipergunakan untuk kebutuhan yang sifatnya mendesak saja.


Taplus Mahasiswa dan KTM yang masih saya simpan sampai saat ini.

BNI di awal karir 

Tahun 2007, akhirnya saya dinyatakan lulus dengan gelar sarjana. Meski belajar aktif telah selesai di semester 8, nyatanya saya tidak langsung meluluskan diri. Selama dua tahun-sebelum akhirnya saya fokus mengerjakan skripsi, saya yang tidak lagi bekerja sebagai tenaga freelance di sebuah perusahaan retail, memutuskan untuk mengajar private di beberapa tempat sekaligus mengembangkan hobi di bidang seni.

Kepenyairan menjadi salah satu seni yang saya tekuni. Bukan hanya sekadar menulis puisi dan dibukukan dengan penyair lainnya, saya juga melakoni pembacaan puisi di beberapa panggung. Ada beberapa yang memberikan saya honor, ada pula yang saya lakoni secara sukarela. Tiga EO (Event Organizer) yang baru merintis pun pernah menempatkan saya sebagai salah satu anggota intinya. Namun tepat di akhir tahun 2007, saya terjun dalam dunia skenario sebagai penulis skenario freelance. Dunia inilah yang sampai detik ini menjadi pilihan salah satu dari karir kepenulisan saya.

Meski saya kembali lagi bekerja sebagai tenaga freelance—yang pendapatannya tidak tetap karena tergantung program drama yang sedang berjalan dan saya diikut-sertakan dalam team, saya tetap harus menabung. Namun karena posisi saya sudah lulus kuliah, maka KTM tidak saya gunakan lagi. Saya memutuskan untuk membuka rekening baru di bank BNI dengan setoran pertama yang terjangkau honor saya sebagai co-writer.

Sayangnya, saat saya tidak memiliki program drama untuk ditulis dalam waktu yang cukup lama, membuat saldo di tabungan saya semakin berkurang. Pemasukan tidak ada, tapi pengeluaran terus berjalan. Inilah yang membuat saldo tabungan saya habis, sampai akhirnya rekening BNI saya secara otomatis ditutup pihak bank.

BNI pilihan masa depan 

Saya harus memaksakan diri untuk bekerja lebih giat agar kasus penutupan rekening bank secara otomatis, tidak terjadi lagi. Salah satunya adalah dengan mengembangkan online shop doyan_sehat dan doyan_koleksi yang menjadi usaha saya, selain bekerja sebagai penulis skenario freelance. Setelah mengamati sekian banyak bank yang ada, ternyata BNI menjadi salah satu bank yang sangat diminati banyak orang.     

Berdasarkan pengalaman dari beberapa online shop yang sudah terkenal, BNI ternyata juga masuk dalam daftar bank yang harus dimiliki pemilik online shop. Artinya saya juga harus membuka rekening bank di BNI, karena bank ini akan sangat mendukung usaha saya. Selain itu, berdasarkan rekomen keluarga dan beberapa teman, saya dianjurkan untuk membuka rekening tabungan BNI untuk masa depan anak dan keluarga kecil saya ini.

Saya pun segera memelajari info yang diberikan BNI di situs resminya dan beberapa testimoni nasabah BNI yang tersebar di internet. Selain ingin membuka BNI Taplus untuk mendukung usaha online shop, saya juga ingin membuka BNI Tapenas untuk masa depan anak dan keluarga kecil saya. Tapi untuk semua itu, saya harus bersabar sampai akhir Agustus 2015 karena KTP saya masih tercatat sebagai warga Tangerang, sementara saya sudah pindah ke Kuningan – Jawa Barat.

Perjuangan hidup memang harus dilakukan siapapun, termasuk saya. Banyak orang yang menjadi saksi bagaimana seseorang bertahan dalam menjalani kehidupannya. Selain orang, ada juga bank yang melakukan itu. Buat saya, BNI adalah saksi perjuangan hidup. Dan dia juga menjadi saksi untuk masa depan yang akan saya raih bersama keluarga kecil dan usaha yang saya sedang kembangkan. Terima kasih, BNI.


Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blogging BNI